Tugas
KEWIRAUSAHAAN

TIARA SUKMAWATI
XI PM 1
SMK NEGERI 3 PONTIANAK
Tahun Ajaran 2012/2013
D.Prosedur menganalisis risiko usaha
Prosedur
pengambilan risiko itu merupakan suatu gaya perilaku seorang
wirausahawan.pengambilan risiko dilakukan dengan perhitungan yang mantap dan
merupakan suatu keterampilan yang dapatditingkatkan.agar lebih jelas,berikut
ini prosedur-prosedur untuk menganalisis sebuah situasi risiko didalam usaha
atau bisnis.
1.Tujuan dan sasaran usaha
Tujuan dan sasaran usaha dirumuskan untuk
mencapai pertumbuhan uang pelan-pelan,pertumbuhan mantap,atau tidak ada
pertumbuhan sama sekali.jika risiko itu taat kepada tujuan dan sasaran
usahanya,maka proses pengambilan keputusan dapat ditruskan dan dapat dilakukan
penaksiran alternatife yang menguntungkan.
2.meneliti alternative risiko
Dalam pengambilan risiko dengan
sasaran-sasaran usaha atau bisnis,langkahnya dengan melekukan survey atas
berbagai alternatife.alternatif-alternatif harus ditentukan secara terperinci
sehingga semua biaya usaha atau bisnis dapat ditelaah secara benar dan
objektife.
3.Merencanakan dan melaksanakan
sebuah alternative
Jika sebuah alternative sudah
dipilih,selanjutnya seorang wirausahawan harus menyusun sebuah rencana untuk
melaksanakan alternatife usaha atau bisnis.
4.Taksiran risiko usaha
Taksiran ada tidaknya risiko usaha sangat
penting untuk wirausahawan.andai kata seorang wirausahawan dihadapkan pada
kebutuhan peningkatan produksi untuk memenuhi tambahan permintaan
konsumen,tugas wirausawan didalam pengambilan risikoselanjutnya adalah sebagai
berikut.
a.menetapkan
kebutuhan pada tingkat permintaan waktu sekarang.
b.membeli
alat-alat produksi yang cukup untuk memenuhi permintaan konsumen.
c.menyewa
alat-alat produksi untuk memenuhi permintaan konsumen.
d.mensubkontrakkan
kepada pembuat produk yang lebih kecil.
5.Mengumpulkan informasi usaha
Seorang wirausahawan harus mengumpulkan
informasi usaha secara intensif sehingga penaksiran dapat diubah sevara
realistis.selanjutnya,ramalan pasar perlu diterapkan untuk setiap permintaan
dalam berbagai kemungkinan yang akan terjadi.serta pengambilan kesimpulan
dilakukan secara logis.agar anda lebih mengerti,berikut ini dimuat beberapa
pertanyaan.
a.apakah
terdapat pasar-pasar baru jika persaingan menyebkan berkurangnya pasar yang ada
sekarang?
b.apakah
modifikasi produk dapat mendorong adanya kenaikan jumlah konsumen?
c.apakah ada
kemungkinan para pembekal dan subkontraktor menaikkan harga jika permintaan
bertambah?
d.dapatkah
peralatan mesin produk dengan mudah dimodifikasi untuk membuat produk-produk
lainnya?
6.Mengurangi risiko usaha
Merupakan factor yang menentukan penaksiran
secara realistis tentang sejauh mana perusahaan dapat mempengaruhi suatu
keadaan persaingan usaha dan unsure-unsur dalam mengurangi risiko usaha,yaitu:
a.adanya
kesadaran dalam kemampuan mengelola usaha,adanya peluang,dan kekuatan
perusahaan;
b.adanya
kerja prestatif,dan antusiasme untuk melaksanakan strategi usaha;
c.adanya
kemampuan merencanakan taktik dan strategi untuk mewujudkan perubahan didalam
lingkungan usahanya;
d.adanya
kreativitas dan inovasi untuk mengubah keadaan usaha demi mendapat keuntungan.
E.Pemanfaatan Peluang secara kreatif
dan inovatif
Peluang
usaha harus diberdayakan menjadi peluang emas secara kreatif dan inovatif
dengan melakukan cara-cara berikut.
1.Make
Modification(melakukan beberapa perubahan)
2.Make it
better(membuat yang lebih baik)
3.Make it
the first(menjadi yang pertama)
4.Make it
special products(membuat produk khusus)
5.Clonning(meniru
habis tetapi merk berbeda)
6.substitute(menjadi
produk pengganti)
Soal:
1.Menetapkan kebutuhan pada tingkat
permintaan waktu sekarang termasuk
dalam….
2.Kata lain
dari melakukan beberapa perubahan adalah…
3.Bengkel
khusus motor vespa adalah contoh dari…
4.Suatu gaya
perilaku seorang wirausahawan termasuk pengertian dari…
5.Adanya
kretivitas dan inovasi untuk mengubah keadaan usaha demi mendapat keuntungan
termasuk dari unsur-unsur….
Kunci Jawaban:
1.Tugas
wirausahawan didalam pengambilan risiko
2.Make
Modification
3.Usaha(bisnis)produk
khusus
4.Prosedur
pengambilan risiko
5.Mengurangi
risiko usaha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar